Kita sering mendengar bahwa membekukan daging dengan cepat (quick freezing) adalah cara terbaik untuk menjaga kesegarannya.
Benar, pembekuan cepat membantu menjaga struktur serat daging dan mencegah terbentuknya kristal es besar yang bisa merusak jaringan.
Namun, banyak orang lupa satu hal penting:
Proses mencairkan (thawing) sama pentingnya dengan cara membekukannya.
Mengapa Daging Bisa Kehilangan Rasa Saat Dilelehkan?
Ketika daging beku dicairkan terlalu cepat — misalnya direndam air panas, diletakkan di suhu ruang, atau bahkan dimasak langsung dari beku — sel-sel otot di dalam daging akan pecah.
Akibatnya, cairan alami yang mengandung umami (rasa gurih khas daging) keluar dalam bentuk drip, yaitu tetesan air berwarna merah muda yang sering terlihat saat proses thawing.
Drip inilah yang menyebabkan:
- Tekstur daging menjadi kering dan lembek,
- Rasa gurih alami hilang,
- Dan aroma daging menjadi kurang segar.
Selain itu, cara thawing yang kurang tepat juga berisiko:
- Meningkatkan pertumbuhan bakteri, bila suhu mencair terlalu tinggi.
- Menyebabkan freezer burn (lapisan kering keputihan di permukaan daging).
- Menimbulkan perubahan warna, aroma, dan rasa.
Cara Mencairkan Daging yang Benar
Untuk menjaga cita rasa alami daging, pencairan harus dilakukan perlahan dan di suhu rendah.
Berikut beberapa metode yang disarankan:
-
🧊 Di dalam kulkas (0–4°C)
Cara ini paling sederhana dan aman. Walaupun butuh waktu 6–12 jam tergantung ukuran, hasilnya daging mencair merata tanpa kehilangan banyak sari. -
💧 Menggunakan air dingin
Bungkus daging rapat dalam plastik kedap udara, lalu rendam di air dingin bersih. Ganti air setiap 30 menit agar suhunya tetap stabil. -
🚫 Hindari suhu ruang atau air panas
Meskipun cepat, bagian luar daging akan menjadi terlalu hangat sementara bagian dalam masih beku — kondisi ideal bagi bakteri tumbuh.
Pilihan Profesional untuk Pabrik dan Restoran
Untuk kebutuhan industri seperti pabrik pengolahan makanan atau restoran besar, kini tersedia mesin thawing atau defrost profesional yang dapat mempercepat proses pencairan tanpa menurunkan kualitas daging.
Mesin ini bekerja dengan:
- Mengontrol suhu rendah secara presisi,
- Menjaga kelembapan (humidity) ruangan,
- Sehingga daging mencair cepat tanpa drip berlebih dan tanpa risiko bakteri.
Dengan sistem ini, waktu defrosting bisa berkurang drastis, namun kesegaran tetap terjaga.
Alternatif Canggih: Superchilled Container
Selain sistem pembekuan dan pencairan, ada juga teknologi yang kini banyak dikembangkan di industri rantai dingin Jepang, yaitu superchilled container.
Teknologi ini memungkinkan produk disimpan pada suhu sedikit di bawah titik beku (sekitar –1°C hingga –2°C) tanpa benar-benar membeku.
Keuntungannya:
- Tidak ada proses pembekuan atau pencairan, jadi drip bisa dihindari.
- Daging tetap lembut dan siap langsung diolah begitu sampai di tempat tujuan.
- Waktu simpan tetap panjang seperti produk beku, namun kualitas kesegaran setara produk segar.
Bagi pelaku industri pengolahan makanan, restoran besar, maupun perusahaan logistik dingin, teknologi superchilled container bisa menjadi solusi ideal untuk menjaga efisiensi, rasa, dan mutu produk.
➡️ Jika Anda tertarik dengan mesin thawing profesional atau sistem superchilled container, silakan hubungi kami untuk konsultasi dan informasi teknis lebih lanjut.
Kesimpulan
Pembekuan cepat memang penting, tetapi cara mencairkan yang benar adalah kunci menjaga kualitas sesungguhnya.
Daging yang dicairkan perlahan di suhu rendah akan tetap juicy, lembut, dan penuh cita rasa.
Dan dengan dukungan teknologi modern seperti mesin thawing humidity control atau superchilled storage, industri makanan kini bisa mempertahankan kesegaran alami tanpa kompromi — dari pabrik hingga ke meja makan konsumen.